Minggu, 12 Februari 2017

SKETSA HARAPAN DAN PENANTIAN TAK BERUJUNG


Bumi kian semakin basah,musim penghujan telah berlangsung.Dilema yg tersusun dalam diary hidup mulai semakin kusut tak bertemu titik ujung.Namun adakala mnjadi sebuah intropeksi diri biar mnjadi kaca diri dan bertanya siapa sebenar y diri ini.
Keakuan atau keogisan diri memang jika tidak dikendalikan pikiran jernih,nerimo,legowo akan menjadi sandungan dn terjerembab ke dalam lubang yg hitam atau jurang menganga yg didalam y batu tajam atau air hitam lumpur yg akan menghisap tubuh yg konyol.
Terkadang manusiawi jika pikiran melambung menjadi ingin terbang seperti punya sayap saja atau sperti spiderman yg bebas meloncat loncat digedung tinggi yg menempel dgn jaring laba laba ny.Atau seperti superman yg tanpa malu di keramaian yg terlihat celana dalam y....
Masa demi masa....
Waktu semakin cepat melibas tak terperi dengan berbagai warna hidup dan peradaban.Jadi mengingatkan memori masa lalu,menjalankan di masa ini dan merancang masa depan,atau kah diam saja gk ambil pusing.Memenejemen hidup memang tidak semudah membalikan telapak tangan.Atau malah semakin pusing telapak tangan dikepalkan dan menghajar tembok dari pada merubah airmata menjadi kristal.
Waktu semakin menggeser ke arah terang benderang..memang hari ini gk hujan.
Oh sahdu nya dirimu jika kupandang.....
Kenapa kau hadir dalam perjalanan panjangku dan sisa umurku.Mau hidup bersama dan mempersiapkan bekal untuk hidup dialam sana tanpa membawa kekayaan atau pun gunung emas yg dipahat untuk menghiasi kuburmu.
Kau pergi dengan keangkuhan
Aku manusia dan kamu juga mausia...
Bayangan mu telah menghilang.
Aku tak kan menakhiri ceritaku dengan mu,malah akan ku rangkai cerita dengan episode kesedihan,kebahagiaan,canda tawa atau ekepresi kemenangan...atau bahkan hura hura,jingkrak jingkrak mentang mentang hidup yg hanya satu kali.
Aku tidak akan menjadikan y monoton tapi akan menjadikan y menjadi variasi dn kreasi,,
Tpi sayang aku pengen mandi dulu........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar