Saat senja terlewati burung malam pergi meninggalkan siang ke sarang..
Petani lelah merebahkan badan dipembaringan.
Ditengah malam tk terdengar hembusan angin
Dan tak terdengar pula suara burung malam itu..
Entah dimana sang burung itu
Yang terdengar hanya suara jangkrik yg bersahutan..
Irama malam tak hingarbingar
Merenung sang pujangga
Pena ditangan dan sebuah wadah tinta.
Angan melambung tinggi,mengembara,lepas kepenghujung pandangan
Horizon berselimut kegelapan
Sepasang cicak ditembok yg sedang kawin
Dan satu cicak melihatnya ditembok yang lain,tpi sayang terpeleset,dan jatuh
Dan kenapa sang pujangga msih belum menggoreskan tinta
Apakah tidak semangat gk ada kopi hitam
Atau sedang patah hati.
Malam kelam memasuki sepertiga malam
Terbuai mimpi yg tertidur
Bermunajat yg sedang beribadat
Menamgisi dosa.
Atau seorang bocah bugil yg bekerja mencuri harta buat majikan
Serigala dri kejauhan mulai terdengar menderu seolah lapar atau mengisyaratkan kematian.
Ditambah lonceng berdering tapi tidak tahu dimna asal suara y
Sang pujanga tergeletak...
Dengan pena yg baru tergores dua baris kalimat
Dan sang pujangga sudah tidk bernapas
Dalam pena yg tertulis:
"Kutitipkan harapanku padamu,jagalah dia dan bahagiakanlah dia.. ..
Sungguh pilu.
Selasa, 14 Februari 2017
TEMARAM MALAM REMBULAN TERTUTUP AWAN HITAM
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar